Yogyakarta, sebuah kota yang dikenal dengan kekayaan budayanya, juga menawarkan pesona kuliner yang tak kalah memikat.

Di setiap sudut kota ini, Anda dapat menemukan makanan khas Jogja yang wajib dicicipi, mulai dari yang manis, gurih, hingga pedas, setiap sajian memiliki cerita dan tradisi yang mendalam.

Dari lezatnya Gudeg, sajian nangka muda yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah khas, hingga segarnya Es Dawet Ayu yang menjadi pelepas dahaga di siang hari, kuliner Jogja selalu berhasil memanjakan lidah dan hati setiap pengunjungnya.

Mencicipi makanan khas Jogja bukan hanya sekedar menikmati kelezatan rasa, tetapi juga menyelami kekayaan budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

Jadi, saat berkunjung ke Yogyakarta, pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan untuk menjelajahi ragam kuliner khas yang membuat kota ini semakin spesial.

10 Kuliner Jogja yang Memikat Selera dan Hati

Dilansir dari laman Kulinery, berikut adalah 10 hidangan khas Yogyakarta yang harus Anda coba saat mengunjungi kota budaya ini:

1. Belalang Goreng

Mirip dengan Thailand, Yogyakarta menawarkan keunikan kuliner berupa belalang goreng. Di Gunungkidul, belalang atau walang goreng menjadi sajian yang mencuri perhatian karena keunikannya.

Meskipun tampaknya ekstrem, belalang goreng ternyata memiliki penggemar setia karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Rasanya yang renyah dan gurih membuat belalang goreng layak dicoba.

2. Oseng Mercon

Bagi penggemar makanan pedas, oseng mercon adalah pilihan tepat saat berada di Jogja. Hidangan ini terbuat dari daging sapi dan tetelan yang dimasak dengan jumlah cabai yang melimpah, memberikan sensasi pedas yang meledak-ledak.

Oseng Mercon Bu Narti, salah satu yang paling terkenal di Jogja, telah menjadi salah satu pelopor hidangan ini sejak tahun 1997. Anda bisa menemukan lezatnya oseng mercon Bu Narti di Ngampilan, Yogyakarta.

3. Jadah Tempe

Jadah tempe merupakan kombinasi unik antara jadah, sebuah olahan ketan dan kelapa yang ditumbuk hingga halus, dan tempe bacem yang manis gurih, ciri khas kuliner Jogja.

Jadah menyuguhkan rasa gurih sedangkan tempe bacem menambahkan sensasi manis, menciptakan paduan yang sempurna untuk mengisi perut yang lapar.

4. Tiwul

Tiwul, makanan tradisional yang berasal dari olahan gaplek (singkong kering) yang dikukus kemudian ditumbuk, pernah menjadi makanan pokok alternatif pengganti nasi di masa lalu.

Tiwul memiliki rasa yang khas dengan sentuhan manis, sangat pas disajikan bersama lauk pendamping seperti gudeg Yogyakarta dan sambal krecek yang pedas gurih.

5. Bakpia Pathuk

Bakpia Pathuk, oleh-oleh khas Yogyakarta yang sangat digemari, terbuat dari adonan tepung yang dibalutkan menjadi kulit tipis dengan isian kumbu, sebuah campuran lezat dari kacang hijau dan gula yang telah dihaluskan.

Kue ini mendapat namanya dari lokasi sentra produksinya yang berada di Jalan Pathuk. Kini, Bakpia Pathuk telah menjadi salah satu camilan wajib yang bisa ditemukan di berbagai toko oleh-oleh di Yogyakarta.

6. Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah menawarkan keunikan tersendiri di antara kuliner khas Yogyakarta. Nama "gajah" merujuk pada ukuran porsi yang sangat besar, bukan karena terbuat dari daging gajah, namun karena sajian ini menggunakan daging kambing yang dipotong besar-besar dan disajikan dalam porsi jumbo.

Sajian ini kaya akan daging, jeroan, dan tulang, semuanya dimasak dengan rempah-rempah pilihan yang memunculkan rasa gurih dan nikmat.

7. Yangko

Yangko adalah salah satu kue tradisional khas Yogyakarta, khususnya dari Kotagede, yang terkenal dengan rasa manis dan gurihnya. Pembuatan yangko pertama kali diperkenalkan oleh Mbah Ireng pada tahun 1921 dan mulai populer di masyarakat luas sejak tahun 1939.

Seiring waktu, yangko telah mengalami berbagai inovasi, baik dari segi kemasan maupun variasi rasa dan aroma, menjadikannya lebih menarik dan disukai banyak orang.

8. Geblek

Nama Makanan Khas Jogja ini adalah Geblek, yang merupakan snack khas dari Kulon Progo, Yogyakarta, yang memiliki bentuk unik mirip angka delapan. Sebagai jajanan tradisional, geblek menawarkan cita rasa asin dan gurih yang khas.

Berasal dari kombinasi bumbu garam dan bawang putih yang dicampurkan ke dalam bahan dasar utama, yaitu singkong parut. Geblek menjadi salah satu cemilan yang populer di kalangan masyarakat setempat maupun para wisatawan.

9. Banjar dan Ukel

Selanjutnya, di Pasar Legi, Kotagede, Anda dapat menemukan banjar dan ukel, jajanan tradisional khas Yogyakarta. Kedua jenis kue ini dibuat dari campuran tepung, telur, gula, santan, dan sedikit garam.

Kue banjar dan ukel dikenal dengan teksturnya yang unik, dimana bagian dalamnya empuk sementara bagian luarnya renyah, menawarkan pengalaman rasa yang khas.

10. Kue Kipo

Di urutan terakhir, kue kipo merupakan salah satu makanan legendaris Yogyakarta yang perlu Anda cicipi. Sejak abad ke-16, kue ini sudah menjadi salah satu kudapan favorit Sultan Agung.

Kue kipo dibuat dengan cara yang unik, yaitu dengan memanggang adonan dalam cawan tanah liat khas Kasongan, Bantul, Yogyakarta, menambah keistimewaan pada setiap gigitannya.

 

Kesepuluh makanan tradisional ini tidak hanya menggugah selera, namun juga menawarkan cerita dan sejarah yang kaya dari Yogyakarta, membuatnya menjadi alasan yang sempurna untuk kembali berkunjung ke kota budaya ini.

Categories: Uncategorized